Gigi Susu Anak Anda “Reges”?

Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti kegiatan bakti sosial bersama tim KIMMI (Komunitas Mitra Medis Indonesia) di daerah Plumpang, Jakarta Utara. Waktu itu saya bertugas memberikan penyuluhan kpd para orang tua murid disana. Setelah penyuluhan selesai, masuk sesi tanya jawab. Ketika itu saya mendapat pertanyaan “Dok, mengapa gigi depan atas anak saya yang berusia 4 tahun reges ya dok??”. Spontan saya tersenyum mendengar kata “reges”. Ketika saya tanyakan pada orang tua tersebut, “Bu, apakah si anak seringkali dibiarkan tidur sambil minum susu botol?”, Ibu tersebut mengiyakan pertanyaan saya.

Ya, istilah “reges” seringkali disebut oleh orang tua yang anaknya mengalami karies pada gigi depan atasnya. Secara klinis, nampak gigi susu depan atas anak berwarna cokelat hingga kehitaman dengan bentuk mahkota yang hampir habis. Sebenarnya, istilah “reges” itu adalah “Nursing Bottle Caries” atau “Baby Bottle Tooth Decay” atau “Karies Botol Susu”. Mengapa? Berikut penjelasannya:

Baby Bottle Decay

Penyebab Nursing Bottle Caries (Karies Botol Susu)

Seringkali, agar anak lebih mudah tidur, Ibu memberikan susu botol pada anaknya, dan tetap dibiarkan hingga si anak tertidur pulas. Sayangnya kebiasaan inilah yang menyebabkan gigi anak rusak. Ketika anak menghisap botol susunya selama ia tidur, maka gigi depan atasnya akan terendam susu sehingga akan lebih cepat mengalami karies (gigi berlubang). Cairan yang mengandung gula seperti susu, sirup, teh manis, jus buah dg tambahan gula dapat memberikan lingkungan yang baik untuk perkembangan mikroorganisme penyebab karies. Selain itu, berkurangnya aliran saliva (air ludah) pada saat tidur juga meningkatkan proses terjadinya karies.

Pada umumnya, karies botol susu ini terjadi pada anak usia antara 2-4 tahun. Awalnya, gigi depan atas mulai nampak kuning kecokelatan, kemudian bila dibiarkan akan terus menjadi cokelat kehitaman dan kemudian akan habis mahkotanya, dan meninggalkan sisa akar kehitaman pada gusi bagian depan atasnya. Itulah yang seringkali disebut “reges”. Gigi lainnya juga rentan terkena karies yaitu gigi geraham sulung atas dan bawah hingga gigi taring bawah (caninus). Gigi depan bawah biasanya jarang sekali mengalami karies jenis ini karena posisinya yang terlindungi oleh lidah ketika anak menghisap botol susu.

1

Bagaimana cara mencegahnya?

1. Hentikan kebiasaan anak menghisap botol berisi susu atau cairan mengandung gula lainnya selama ia tidur.

Bila anak belum bisa dihentikan secara langsung, maka hentikan secara bertahap dengan menyelingi susu dengan air putih.

2. Mulai ajarkan kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur, bila belum bisa, tidak perlu menggunakan pasta gigi terlebih dahulu.

Untuk anak yang lebih kecil, Ibu bisa membersihkan gigi susu anak dengan kasa yang dililitkan pada jari telunjuk dengan air hangat.

3. Bila anak sudah mulai terbiasa menyikat gigi, ajarkan penggunaan pasta gigi khusus anak secukupnya, sehingga gigi bisa terlapisi dengan fluoride.

4. Kenalkan dengan dokter gigi sejak dini, sehingga bisa mendapatkan perawatan dini pada gigi susu, seperti aplikasi fluoride di klinik gigi.

5. Ganti kebiasaan anak sebelum tidur dengan membacakan dongeng, atau beri ia reward/hadiah bila anak berhasil tidur tanpa menghisap botol susunya.

PKL 4

BIla anak sudah terlanjur mengalami karies botol susu, apa tindakan selanjutnya?

Tidak ada kata terlambat untuk sebuah kebaikan.

1. Tetap usahakan agar anak bisa menghentikan kebiasaannya menghisap botol susu. Akan lebih baik bila anak diajarkan minum di gelas.

2. Ajarkan cara menyikat gigi yang baik dan benar menggunakan pasta gigi berfluoride khusus anak-anak terutama sebelum tidur

3. Ajak anak ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan sesuai tingkat keparahan karies. Bila masih memungkinkan, bisa dilakukan penambalan.

4. Beri anak hadiah/pujian ketika ia berhasil menghentikan kebiasannya, dan ketika ia berani ke dokter gigi untuk dilakukan tindakan.

Yang perlu Ibu/Bapak ingat adalah, bahwa gigi susu penting sekali bagi anak. Gigi susu berfungsi untuk pengunyahan, fungsi bicara yang baik, estetik, dan yang terpenting adalah gigi susu diperlukan untuk jalan pertumbuhan bagi gigi tetapnya nanti. Pentingnya gigi susu telah saya bahas di posting sebelumnya.

Sekian mengenai gigi “reges” semoga bermanfaat.

Salam,

Healthy Teeth for Healthy Life.

Advertisements

About adibah

I'm a dentist and an entrepreneur. I like to share my knowledge to others and I would like to share it around the world. I want to make a new perception about going to dentist so that it is fun and not a scary thing to do. That's all about me. Healthy teeth for healthy life.

Posted on October 19, 2013, in Mengenal Gigi Lebih Dekat and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. dokter, maaf sy ikutan nimbrung disini..Perkenalkan saya Via. Saya mempunyai anak yg berumur genap 5 thn di tgl 17 Januari 2014 ini, tapi ternyata gigi susu bagian bawahnya sudah tanggal di tgl 30 desember kemarin. Apa ada pengaruh bagi perkembangan giginya nanti? Memang dia mempunyai caries, tapi dia rajin juga gosok gigi sebelum tidur..tolong penjelasannya ya dok..makasih banyak

    • Iya bunda, memang ada bbrp anak yg pertumbuhannya lbh cepat dr waktu rata2, ada kemungkinan gigi tetapnya memang sdh dekat dg gigi susunya shg gigi susunya tanggal lbh dlu. Baiknya bunda periksakan ke dokter gigi spy lbh terkontrol kondisi gigi&mulut anak bunda. Utk mslh karies, baiknya ditambal jika memang msh bs, spy tdk mengganggu fungsi pengunyahan anak. Trmksh..

      -healthy teeth for healthy life-

  2. Dok, mohon penjelasannya..
    Anak saya usia 16 bulan, 4 gigi depan geripis.., padahal ASI n jarang makan manis. Rajin sikat gigi tapi tiap bagian depan selalu menangis, barangkali ngilu ya? Saya sudah bawa ke drg, tapi drg bilang sudah susah, tidak bisa diapa-apakan lagi. Kalau mau, pakai pasta gigi anak yg mengandung fluoride saja. Tapi anak saya belum bisa berkumur.. Apa yg bisa dilakukan spy tdk tambah parah, mengingat dia sedang berlatih bicara & belakangan tidak mau menggigit makanan.
    Terima kasih.

    • Rasanya aman ya klo pakai pasta gigi khusus anak yg mengandung fluoride, meski tertelan pun msh dlm level aman krn kandungan fluoride dlm pasta gigi anak sdh sesuai standar keamanan jika tertelan. Sambil coba kenalkan dg dokter gigi spesialis anak utk pendekatan secara psikologisnya.

      Salam sehat,
      Healthy teeth for healthy life.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: